PT Elnusa Catat Pendapatan Rp 7,7 Triliun Tahun 2020
mencatat kinerja positif kendati diterpa pandemi. (Foto: Bisnis.com)

Elangnews.com, Jakarta – Direktur Keuangan Tbk. Hery Setiawan melewati tahun 2020 mencatat kinerja positif di tengah triple shock yang membayangi sepanjang tahun. Triple shocks meliputi pandemi Covid-19, fluktuasi harga minyak dunia dan pelemahan kurs rupiah

Perseroan secara konsisten mampu menjaga kinerjanya melalui optimalisasi strategi diversifikasi portofolio yang dimiliki,” kata Hery dalam dalam pernyataannya yang diterima elangnews.com, Rabu (3/3/2021).

Pada jasa hulu migas, kata hery, Elnusa masih mampu menjaga kinerjanya berbekal total solution services yang dimiliki. “Beberapa proyek berhasil diselesaikan tanpa kendala berarti dan sebagian masih akan berlanjut hingga awal tahun 2021 yaitu survei seismik 3D Jambi Merang, Survei Seismik 3D Tuban, dan Survei Seismik 3D Batuk Utak,” ujarnya.

Baca Juga:   Kilang Balongan Terbakar, Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman

Sepanjang tahun 2020, kata Hery, Elnusa membukukan pendapatan usaha konsolidasi sebesar Rp 7,7 triliun. “Pendapatan usaha konsolidasi ini dikontribusikan melalui segmen jasa hulu migas 53 persen, jasa distribusi dan logistik energi sebesar 43 persen, dan jasa penunjang 4 persen,” ujarnya.

“Dari sisi laba bruto konsolidasi, Elnusa mencatatkan Rp 736 miliar, laba operasi Rp 431 miliar dan laba bersih Rp 249 miliar dengan kontribusi laba bersih didominasi oleh segmen jasa distribusi dan logistik energi,” papar Hery.

Baca Juga:   [OPINI] Refleksi Pengelolaan Risiko pada Percobaan Pencurian BBM di TBBM Tuban

Untuk sektor distribusi dan logistik energi, kata Hery, Elnusa akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur penyimpanan maupun LPG dan melakukan penambahan armada untuk pendistribusian BBM ke seluruh masyarakat.

“Khususnya di luar pulau Jawa dan tentunya memberikan capaian yang lebih baik lagi di tahun 2021 ini,” ujar Hery optimistis. (Yat/Red)