Potongan PPnBM tidak Berlaku untuk Mobil Di Atas 1.500 CC
Ilustrasi . (Sumber: keprisatu.com)

Elangnews.com, Jakarta – Baru-baru ini pemerintah memberikan stimulus berupa potongan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah () untuk kategori sedan dan tipe 4×2 dengan kapasitas silinder maksimal sebesar 1.500cc.

Kebijakan ini tertuang Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 20/PMK.010/2021 tentang PPnBM Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah. Berlakunya per Maret 2021. Teknisnya, besaran insentif PPnBM diberikan secara bertahap. di 3 bulan pertama sebesar 100%, 3 bulan kedua sebesar 50%, 4 bulan ketiga sebesar 25%.

Baca Juga:   Ketua OJK Dukung Peningkatan Konsumsi Kendaraan Bermotor

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan bahwa sektor manufaktur adalah salah satu sektor yang perlu diberikan insentif. Dengan harapan dapat membantu Pemulihan Ekonomi Nasional ().

Maklum sektor manufaktur memiliki multiplier effect yang kuat. “Kita mendorong sektor-sektor yang terpengaruh di pandemi ini dan yang mempunyai backward dan forward linkages yang kuat,” katanya dalam konferensi pers virtual, (01/03).

Pertimbangan lain, kontribusi manufaktur cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yaitu 19,88% . Di samping itu, sektor memiliki tenaga kerja sebesar 1,5 juta tenaga kerja langsung dan 4,5 juta tenaga kerja tidak langsung.

Baca Juga:   Setelah Pajak Kendaraan Dihapus, Kini Pemerintah Obral Insentif untuk Perumahan

“Kontribusi manufaktur adalah 19,88%, namun kontraksi alat berat, alat angkut, atau otomotif turun ke 19,86%. Industri ini turun 40% dari kapasitas normal 80%. (Penjualan) sektor motor turun (sebesar) 43,57%, (penjualan) mobil turun 48,35%, suku cadang turun -23%,” paparnya.
(syah/red)