OJK Gandeng Hipmi Dorong Pemulihan Ekonomi
Ketua OJK, Wimboh Santoso bertemu dengan pengurus Hipmi. (sumber: OJK)

Elangnews.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi dengan menggandeng berbagai kalangan. Salah satunya para pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, melakukan pertemuan, Selasa (02/02), dengan sejumlah pengurus HIPMI untuk mendengar langsung kondisi sektor usaha. Mereka juga mendiskusikan berbagai upaya yang bisa dilakukan OJK dan HIPMI, untuk membangkitkan sektor usaha dan memulihkan perekonomian nasional.

Menurut Wimboh, sektor usaha menjadi kunci upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi ini. “Jadi penting bagi OJK mendapatkan masukan apa yang bisa dilakukan oleh sektor keuangan dalam mendorong mereka kembali menggerakkan perekonomian,” kata Wimboh.

Dalam kesempatan itu, Wimboh juga menjelaskan kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan yang dilakukan sejak awal masa pandemi. Dengan harapan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan membantu sektor usaha tetap bertahan seperti dengan.

Baca:  Waspada! Ini Nama-nama Fintech Ilegal Terbaru

Kepada pengurus HIPMI yang kebanyakan bergerak di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan itu, Wimboh menjelaskan strategi pengembangan sektor pertanian. Antara lain dengan mengintegrasikan klaster komoditas pertanian basis produksi pertanian dengan akses pasar melalui ekosistem-ekosistem daerah, dan mengadopsi teknologi di sektor pertanian melalui pengembangan start-up di bidang pertanian.

Wimboh menjelaskan program pembiayaan kluster bisa memperjelas rantai bisnis sehingga petani dan peternak mudah mendapatkan kredit dari perbankan. Pembangunan skala usaha yang lebih besar melalui klaster-klaster ekonomi masyarakat, menjadi momentum untuk mendorong tumbuhnya kredit yang juga akan mengungkit demand korporasi.

OJK berkomitmen membantumemenuhi kebetuhan pengusaha di daerah dan meminta HIPMI mendata pengusaha yang melibatkan ribuan petani, peternak untuk bisa mendapatkan fasilitas KUR Klaster, baik yang sudah ada ataupun yang berpotensi kedepannya. “OJK siap memfasilitasi pertemuan dengan para bankir dan mengajak Gubernur selaku Kepala Daerah sebagai bentuk support dari regulator dalam menggairahkan potensi ekonomi daerah melalui pengusaha muda,” katanya.

Baca:  Ketua OJK Dukung Peningkatan Konsumsi Kendaraan Bermotor

Sebagaimana diketahui bahwa terdapat proyek percontohan program KUR klaster yang sudah berjalan di DesaKarang Sari, di Sumatera Selatan yang akan diperluas di beberapa daerah seperti di Desa Sendang Biru – Jawa Timur dan Desa Tempuran-Lampung. Proyek ini berfokus pada pembentukan ekosistem KUR (hulu-hilir) mulai dari calon debitur (kelompoktani/poktan); Bank penyalur KUR;serta Bumdes yang berperan selaku lembaga linkage, danofftaker.
(tup/red)