Keluarga JK Digoyang, Sadikin Aksa Jadi Tersangka
Mantan Dirut Corporndo (Foto: Tempo)

Elangnews.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari keluaga mantan Wapres Jusuf Kalla. Sadikin Aksa, mantan Direktur Utama PT Bosowa Corporindo ditetapkan Bareskrim Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan.

Pernyataan status tersangka Erwin disampaikan Direktur Tipideksus Bareskrim Brigjen Pol Helmy Santika, Kamis (11//2021).

() sebelumnya menuduh Sadikin tidak melaksanakan perintah yang tertuang dalam Surat Perintah Tertulis OJK No.SR-17/D.03/2020 tanggal 10 Juni 2020. Juga dituduh tidk mematuhi Surat Perintah No. SR-28/D.03/2020 tanggal 9 Juli 2020, terkait pemberian kuasa khusus kepada tim technical assistance dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Baca Juga:   Ketua OJK Dukung Peningkatan Konsumsi Kendaraan Bermotor

Akibat dari tidak melaksanakan perintah itu, OJK menjadikan Bosowa gagal sebagai pemegang pengendali .

PT Bank Bukopin, Tbk. telah ditetapkan sebagai bank dalam pengawasan intensif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Mei 2018. Bank yang saham mayoritas dikuasai Bosowa ini mengalami permasalahan tekanan likuiditas. Kondisinya semakin memburuk sejak Januari hingga Juli 2020.

Baca Juga:   Waspada! Ini Nama-nama Fintech Ilegal Terbaru

Sikap Sadikin yang menolak dua perintah OJK ini juga berdampak fatal. Sadikin dianggap melanggar OJK. Dalam Pasal 9 huruf d UU No.21/2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan OJK mempunyai wewenang memberikan perintah tertulis kepada Lembaga Jasa Keuangan dan/atau pihak tertentu.

Hukumannya tidak ringan karena diancam pidana. Pasal 54 menyebut hukuman pidana penjara paling singkat 2 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 5 miliar. Atau pidana penjara paling lama 6 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 15 miliar. (Yat/Red)