Faisal Basri Usulkan Presiden Jokowi Pecat Menteri yang Doyan Impor
Ilustrasi impor daging. (Sumber: Elangnews.com)

Elangnews.com, Jakarta – Ekonom menyarankan Presiden untuk segera memecat menteri-menterinya yang gandrung impor. Belakangan ini muncul kontroversi rencana pemerintah impor 1 juta ton beras dan 3 juta ton garam.

“Bapak Presiden, ganti saja segera menteri-menteri Bapak yang gandrung mengimpor,” kata Faisal seperti Elangnews.com kutip dari laman resminya, Selasa (23/3/2021).

“Bukan kali ini saja mereka berulah. Mungkin Bapak masih ingat kasus garam pada periode pertama Bapak,” ujarnya sambil menyebutkan bahwa rekomendasi saat itu jauh melebihi kebutuhan.

Faisal Basri optimistis produksi beras bakal meningkat. “Di tengah pandemi Covid-19, sektor masih bisa mencatatkan pertumbuhan positif. Bahkan, subsektor tanaman pangan tumbuh positif 3,54 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Baca Juga:   Presiden Jokowi Sebut Tiga Tahun Tak Impor Beras, Netizen Ramai-Ramai Buka Statistik

Badan Pusat Statistik juga mengumumkan, potensi produksi beras Januari-April tahun ini mencapai 14,54 juta ton, meningkat sebanyak 3,08 juta ton atau 26,84 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Kenaikan ini tak lepas dari kenaikan potensi luas panen yang cukup menjanjikan yaitu sebesar 1 juta hektare selama periode yang sama dibandingkan tahun lalu. Ditopang pula oleh potensi kenaikan produktivitas,” tambahnya.

Baca Juga:   PSI Tolak Impor Beras, Ini Alasannya

Menurut Faisal Basri, stok pada akhir 2020 memang di bawah 1 juta ton namun ada peningkatan produksi yang cukup tajam, khususnya pada April-Mei. “Masih ada waktu yang cukup pula untuk mengamankan peningkatan produksi sampai akhir tahun ini,” ujarnya.

Faisal Basri yakin, dengan kerja keras bisa mengandalkan produksi dari petani sekaligus mensejahterakan puluhan juta petani. “Bukankah itu janji Presiden Jokowi pada masa kampanye Pilpres 2014?” tegasnya. (Yat/red)

 

Share this:
TwitterFacebook