cara ternak bekicot mudah untuk pemula
Sumber : pertanian.go.id

Elangnews.com, Jakarta – Cara ternak bekicot kini mulai menjadi trending bagi para petani atau siapapun yang ingin menjajaki bisnis di bidang pertanian.

Meskipun masih banyak orang yang menganggap jijik dengan hewan moluska ini karena berlendir.

Bahkan sebagian orang masih menyebutnya dengan istilah keong racun, seperti judul lagu yang sempat trending.

Tapi ternyata di balik wujudnya yang dianggap menjijikkan terdapat manfaat yang luar biasa dan juga peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Daging bekicot ternyata kaya akan kandungan protein, vitamin B12, zat besi dan magnesium.

Bahkan lendir bekicot sendiri ternyata mengandung asam amino dan kolagen, yang bisa berfungsi untuk memperlambat penuaan dan mempercantik kulit.

Daging bekicot sendiri aman untuk dikonsumsi asalkan dimasak dengan cara yang benar.

Terlebih dahulu daging bekicot harus dihilangkan lendirnya sebersih mungkin, lalu bisa digoreng atau dimasak gulai.

Rasa dagingnya kurang lebih serupa dengan ampela ayam.

Saat ini bekicot juga diekspor ke luar negeri terutama ke Jepang dan beberapa negara Eropa seperti Perancis.

Bahkan permintaan dari negara-negara tersebut juga semakin meningkat, hal inilah yang menjadikan peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Karena pasokan masih sangat terbatas sedangkan permintaan pasar ekspor kian meningkat.

cara ternak bekicot mudah untuk pemula
Sumber : Wikipedia.org

Langkah Sederhana Cara Ternak Bekicot

Untuk menekuni budidaya bekicot sebenarnya tidak serumit budidaya ikan hias atau ikan konsumsi.

Bagi anda yang serius ingin menekuni bisnis bidang budidaya bekicot, berikut ini beberapa langkah yang harus anda ikuti:

  1. Persiapan Media Kandang Dan Peralatan Lainnya

Pembuatan Kandang Bekicot

Kandang bekicot memiliki persyaratan harus memiliki kelembaban dan keteduhan yang tepat yaitu memiliki suhu ruang kandang antara 25 hingga 30 derajat Celcius.

Karena bekicot akan berkembang biak secara maksimal jika berada di dalam ruang kandang pada suhu tersebut.

Anda boleh mencampur bekicot yang berukuran besar dengan bekicot yang berukuran kecil, atau juga anda boleh pisahkan. Hanya saja jika dipisahkan tentu saja anda memerlukan kandang yang lebih banyak.

Beberapa jenis kandang bekicot :

  • Kandang Kayu

Kayu yang biasa digunakan sebagia bahan dasar pembuatan kandang bekicot adalah kayu kaso, dan ukuran yang pas minimal 1 x 1 meter.

Pada bagian dinding dilapisi kawat kassa dan jangan lupa dibuatkan atap agar tetap menjaga keteduhan dan menghindari paparan sinar matahari langsung.

Karena jika dibiarkan terkena sinar matahari langsung terutama pada siang hari, dikhawatirkan bekicot tersebut akan kering dan mati.

  • Kandang Bak Semen

Kandang bak semen memiliki ukuran yang kurang lebih sama dengan kandang kayu, hanya saja sifatnya permanen.

Hal yang perlu diperhatikan untuk kandang semen adalah, perlu ditambahkan tanah pada dasar kandang tersebut dan beberapa ekor cacing sebagai pakan sekaligus menyerap dan mengurai kotoran bekicot yang terdapat pada kandang.

  • Kandang Drum

Anda juga bisa memanfaatkan drum bekas, entah itu terbuat dari plastik atau logam, dan jangan lupa juga ditambahkan media tanah pada dasarnya dan beberapa ekor cacing.

  • Kandang Galian Tanah

Selain cara di atas, anda juga bisa memanfaat perkarangan rumah atau kebun anda untuk digali sebagai kandang bekicot.

Untuk kandang galian tanah ini harus memiliki kedalaman 1 meter, pada dinding kandang juga bisa dibiarkan begitu saja atau diberi lapisan dengan pasir atau semen.

Disarankan untuk kandang galian tanah ini dibuat dibawah pohon rindang atau diberi atap, untuk menjaga kelembaban dan keteduhannya.

Penutup kandangnya anda bisa gunakan kayu, seng, atau triplek.

2. Pemilihan Bibit Bekicot

Untuk mencari bibit bekicot sebenarnya bukanlah hal yang sulit, karena bekicot ini biasanya sering muncul pada musim hujan.

Anda bisa mencarinya di halaman sekitar rumah anda atau di kebun, bahkan saat ini jika anda malas mencari anda bisa melakukan pemesanan secara online.

Hanya saja tidak semua jenis bekicot bisa diternakkan, hanya 2 jenis yang menjadi komoditi andalan yaitu Achatina Fulica dan Achatina Variegata.

Sebagai bekicot indukan, pilihlah yang berukuran besar dan memiliki berat berkisar antara 75 hingga 100 gram dan tidak memiliki cacat.

3. Masa Kawin Bekicot

Bekicot ini sendiri merupakan hewan hermafrodit yaitu bisa berfungsi sebagai jantan maupun betina, hanya saja bekicot tidak bisa berkembang biak sendiri karena bekicot juga memerlukan proses pemijahan untuk bereproduksi.

Proses reproduksi bekicot ini terjadi jika bekicot tersebut sudah berusia minimal 6 bulan, dan pada musim kawin bekicot akan mencari tempat khusus untuk mengamankan telurnya.

Setiap ekor bekicot berpeluang untuk bertelur sebanyak 50 sampai 100 butir telur, telur bekicot berbentuk seperti bola putih kecil berukuran antara 1,5 sampai 2 mm.

Setelah bertelur, induk bekicot akan meninggalkan telurnya begitu saja hingga menetas dengan sendirinya secara alami.

Jika suhu, kelembaban dan cahaya yang terdapat pada kandang cukup pas maka telur tersebut akan cepat menetas namun jika persyaratan tersebut tidak mencukupi maka telur tersebut akan menetas lebih lama.

4. Pemeliharaan Dan Perawatan Rutin

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa anda boleh mencampur bekicot yang ukuran kecil dengan yang sudah berukuran besar, namun kebanyakan pelaku budidaya bekicot ini lebih memilih untuk memisahkannya.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah perawatan dan pemantauan bekicot-bekicot tersebut.

Perawatan di sini termasuk pemberian pakan dan pengawasan dari berbagai macam hama.

Biasanya bekicot kecil yang sudah berumur antara 2 sampai 3 bulan tersebut dipisahkan dari bekicot yang berukuran besar.

Kelembaban dan suhu ruang kandang pun harus tetap terjaga agar bekicot bisa tetap hidup dan berkembang biak secara alami dan maksimal.

Pemberian pakan yang rutin dan kualitas pakan juga harus diperhatikan, bahan pakan alami yang bisa anda berikan di antaranya buah-buahan dan sayuran seperti daun pepaya, daun singkong, mentimun, sawi dan lain sebagainya.

namun jangan lupa berikan air, karena bekicot tersebut juga memerlukan air untuk minum dan melembabkan tubuhnya.

Jangan biarkan hewan lain masuk ke dalam kandang seperti semut, tikus, bebek bahkan ular. Karena hewan-hewan tersebut akan mengkonsumsi bekicot tersebut dan membuat cangkangnya rusak.

5. Masa Panen Bekicot

Masa panen bekicot akan dilakukan jika bekicot tersebut sudah memasuki usia antara 5 sampai 8 bulan dan sudah memiliki ukuran cangkang sepanjang 8 sampai 10 cm.

Hal inilah yang menjadi alasan kenapa bekicot itu harus dipisahkan, karena dengan dipisahkannya bekicot muda berusia 2 bulan diharapkan setelah minimal 5 bulan bekicot tersebut akan memiliki ukuran yang pas saat panen.

Dan bekicot dengan ukuran besar tetap dibiarkan sebagai indukan, sehingga memudahkan proses penyortiran saat panen nantinya.

Permintaan konsumen akan bekicot pun beragam, ada yang memesan bekicot hidup dan ada pula yang memesan daging bekicot saja tanpa cangkangnya.

Para konsumen yang memesan daging bekicot saja biasanya diperuntukan sebagai bahan baku pembuatan berbagai macam kudapan seperti keripik, sate hingga dendeng.

Bahkan sekarang ada juga kemasan daging bekicot di dalam kaleng layaknya daging kornet sapi maupun ayam.

Untuk permintaan ekspor pun demikian, ada yang memesan bekicot hidup dan ada pula yang memesan dagingnya saja.

Hanya saja untuk keperluan ekspor jika ingin mengirimkan bekicot hidup haruslah diperhatikan kemasannya, agar kelembaban tetap terjaga.

Karena dikhawatirkan bekicot tersebut mati di dalam perjalanan karena berada di dalam kemasan yang pengap dan suhu dalam kemasan yang menyiksa bekicot tersebut.

Cangkang bekicot juga bermanfaat sebagai bahan dasar pembuatan tepung untuk bahan baku obat-obatan tertentu. Tpung bekicot juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena kaya kandungan zat kapur.

Budidaya Bekicot Sangat Mudah Untuk Siapa Saja

Ternyata tidaklah sulit untuk menjalankan bisnis budidaya bekicot, anda tidak harus memiliki lahan yang luas dan modal yang besar.

Siapapun bisa menjalankan bisnis bekicot ini dan peluang ekspor masih sangat terbuka lebar.

Demikian beberapa langkah cara ternak bekicot yang bisa diterapkan siapa saja bahkan oleh para pemula sekalipun, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.