Bursa Ketua Kadin Memanas, Jagoan Menteri Jokowi Terbelah
Logo Kadin

Elangnews.com, Jakarta – Meskipun pemilihan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) 2021-2026 dilaksanakan setelah lebaran nanti, namun persaingan para calon semakin memanas. Saat ini sudah ada dua calon yang menyatakan diri maju menjadi calon Ketua Umum Kadin.

Mereka adalah Direktur Utama PT Indika Energy Tbk, dan Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk, Anindya Bakrie. Para pemenang suksesi akan menggantikan Rosan Perkasa Roeslani, Ketua Kadin saat ini, yang habis masa jabatannya.

Beberapa menteri Joko Widodo, Presiden Indonesia, menyatakan pilihannya secara terang-terangan. Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi misalnya, mengatakan bahwa Arsjad adalah sosok yang bisa menjadi panutan. Pasalnya menurut Luthfi, Arsjad berhasil mengembangkan Indika Energy Tbk menajdi perusahaan ternama.

Karena itu, Luthfi mendukung Arsjad untuk menjadi Ketua umum Kadin. “Saya mendukung Arsjad Rasjid sebagai ketua umum Kadin Indonesia untuk periode masa bakti 2021 ke depan,” katanya Luthfi di Youtube beberapa waktu lalu.

Anak buah Jokowi lainnya yang mendukung Arsjad, yaitu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia Bahlil Lahadalia. Bahlil menyebut Arsjad sebagai orang orang yang memiliki kemampuan untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah.

Hal ini diperlukan karena Kadin adalah mitra strategis pemerintah dalam mengurusi ekonomi. Bahkan Bahlil menyuarakan, akan berjuang mati-matian, agar jagoannya itu bisa menang.

“Saya mendukung bang Arsjad. Tidak hanya mendukung, saya akan memperjuangkan sampai menang untuk menjadi ketua umum Kadin periode selanjutnya yang akan menggantikan bang Rosan,” kata Bahlil tegas.

Walau tak seheboh pesaingnya, juga mendapat dukungan dari beberapa menteri Jokowi. Anak sulung Aburizal Bakrie (ARB) itu, disebut-sebut didukung dua Menteri Koordinator sekaligus, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut membantah, mendukung Anindya menjadi Ketua Umum Kadin. “Pemerintah tidak memihak kandidat mana pun dan justru mendukung Kadin yang bermartabat,” kata Luhut dalam keterangan resminya pekan lalu.

Airlangga juga tidak secara terbuka memberi dukungan kepada Anindya. Meski demikian, faktanya Anindya sudah bertemu dengan Airlangga. Dalam akun twitter-nya, Anindya mengatakan bahwa Airlangga mendukungnya menjadi Kadin-1.

“Pak Menko (Airlangga) memberikan dukungan pada saya. Beliau mengatakan sejak dulu yang menyarankan saya maju. Namun sebagai menteri, beliau harus netral,” cuitannya 1 April lalu.

Meningkatnya tensi perebutan Ketua Umum Kadin membuat salah satu kandidat, Arsjad Rasjid, angkat bicara. Dia berharap proses suksesi ini tidak membuat Kadin pecah.

Arsjad meminta agar Kadin harus tetap solid dan tak terpecah belah. “Kadin tidak boleh pecah belah, tidak ada dualisme, Kadin adalah satu,” kata Arsjad dalam keterangan resminya, (05/04).
(syah/red)