BI akan Terbitkan Rupiah Digital, Bahayakah?
Uang rupiah. (Sumber: Bareksa)

Elangnews.com, Jakarta – berencana menerbitkan mata uang . Hal ini merespon, semakin meningkatnya antusias masyarakat terhadap mata uang digital (), cs.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pihaknya sudah merumuskan Central Bank Digital Currency (CBDC), yang akan menerbitkan Rupiah digital. “Kami rumuskan Central Bank Digital Currency (CBDC) yang BI akan terbitkan dan edarkan dengan bank-bank dan fintech secara wholesales dan ritel,” ujar Perry dalam diskusi bertajuk CNBC Indonesia Economic Outlook 2021, (25/02).

Baca Juga:   Segera Ganti Kartu ATM Magnet ke Chip, 1 April akan Diblokir

Perry mengatakan BI akan berkoordinasi dengan bank sentral negara lain untuk mengeluarkan mata uang digital. Karena pembuatan mata uang digital perlu disampaikan ke negara-negara lain.

Sebelumnya beberapa negara sudah membuat mata uang digital. Cina misalnya sudah membuat Yuan digital. Mata uang itu digadang-gadangkan akan menggeser posisi dolar AS sebagai mata uang global.

Baca Juga:   Sebulan Terakhir Nilai Tukar Rupiah Anjlok 2,54%

Uji cobanya sudah dilakukan People’s Bank of China (PBOC), bank sentral Cina, sejak September 2020. Yuan digitalkan menjadi mata uang resmi Cina.

Persoalannya, jika Rupiah menjadi mata uang digital, dan diperdagangkan seperti , maka berpotensi mempengaruhi . Jika tidak dimitigasi, Rupiah bisa menghadapi tekanan.
(tup/red)