Keluarga Nabi yang Wafat Saat Ramadhan

ElangNews.com menyimpan kisah di dalamnya. Salah satunya ialah wafatnya sejumlah Muhammad SAW pada bulan Ramadhan. Siapa saja mereka?

Siti Al-Kubro

Istri pertama Nabi, Ummul Mukminin, Sayyidah Khadijah Kubro. Beliau wafat pada 10 Ramadhan tahun ke-10 kenabian atau 3 tahun sebelum hijrah ke Madinah atau 619M. Setelah berakhirnya pemboikotan kaum Quraisy terhadap kaum muslim, Sayyidah Khadijah kemudian sakit. Semakin hari kondisi kesehatan badannya semakin memburuk.

Kematian Khadijah membuat Nabi Muhammad SAW begitu sedih. Beliau kehilangan seseorang yang senantiasa mendukung perjuangan beliau dalam berdakwah. Tahun itu disebut Tahun Kesedihan (‘aamul huzni ). Ini menjadi salah satu alasan tentang peristiwa besar Isra Mi’raj yaitu untuk meghibur hati Nabi yang sedang sedih.

Beliau dimakamkan di dataran tinggi Mekah yang dikenal dengan sebutan Al-Hajunatau disebut Jannatul Ma’la (pemakaman ma’la). Khadijah memang telah mengorbankan semuanya. Kekayaannya, kebangsawanannya, dan kemuliaannya dalam mendukung dakwah Nabi Muhammad. Khadijah adalah orang yang mula-mula masuk . Dia pula yang pertama kali diajari salat dan wudu oleh Nabi Muhammad SAW.

Ruqayyah adalah putri Nabi Muhammad SAW dari Khadijah. Ia meninggal bertepatan saat berlangsungnya perang Badar. Tepatnya pada bulan Ramadhan tahun 2 H/Maret 624, Inilah yang menyebabkan Sayyidina Utsman bin Affan RA tidak ikut serta dalam perang Badar karena merawat istrinya, itupun setelah ia mendapat izin dari Rasulullah.

Utsman bin Affan dan Ruqayyah bin Muhammad SAW menjadi kaum Muslimin pertama yang kembali melakukan hijrah. Mereka pun membawa serta putra mereka, Abdullah bin Utsman. Sayangnya, putra mereka meninggal saat tinggal di Madinah.

  Qibla Finder: Aplikasi Penunjuk Arah Kiblat Online

Pahitnya duka kematian sang anak begitu menekan jiwa Ruqayyah dan menyebabkan Ruqayyah menderita demam yang sangat tinggi. Ia menghembuskan nafas terakhirnya tepat di samping sang suami pada bulan Ramadhan tahun 2 Hijriah.

Usman hanya bisa menangis di balik tirai air matanya. Ruqayyah pun dimakamkan tanpa kehadiran sang ayah, Rasulullah SAW. Sekembalinya dari perang Badar, Rasul bersama menangis di samping makam Ruqayyah. Ruqayyah wafat pada usia 22 tahun. Jenazahnya dimakamkan di pemakaman Baqi’ al-Gharqad, Madinah.

Fathimah Az-Zahra

Fathimah Az-Zahra yang dikenal dengan sebutan Ummu Abiha. Fatimah wafat pada hari Selasa, tanggal 3 Ramadhan 11 H dalam usia 28 tahun. Saat wafat, Fatimah meninggalkan Hasan yang masih berusia 7 tahun, Husain yang masih 6 tahun, Zainab 5 tahun dan Ummi Kultsum yang baru saja memasuki usia 3 tahun.

Rasulullah sangat menyayangi Fatimah, setelah Rasulullah bepergian ia lebih dulu menemui Fatimah sebelum menemui istri istrinya. berkata ,” Aku tidak melihat seseorang yang perkataannya dan pembicaraannya yang menyerupai Rasulullah selain Fatimah, jika ia datang mengunjungi Rasulullah, Rasulullah berdiri lalu menciumnya dan menyambut dengan hangat, begitu juga sebaliknya yang diperbuat Fatimah bila Rasulullah datang mengunjunginya.”

Pusara Fatimah tidak pernah ditemukan. Penyebab awal kematian putri tersayang Rasulullah ini juga masih menyisakan misteri, sebagaimana yang digambarkan Lesley Hazleton dalam After the Prophet: The Epic Story of the Shia-Sunni Split in Islam (2009). Tapi beberapa sejarawan Islam meyakini Fatimah dimakamnkan di Pemakaman Baqi.

Sayyidina Ali Bin Abu Tholib adalah sahabat, sepupu sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW. Ia mendapat gelar Karramallahu wajhah. Ali adalah Khulafaur Rasyidin yang ke 4 sekaligus golongan orang-orang yang masuk Islam pertama. Suami dari Fatimah Azzahra, ayah dari Hasan dan Husen ini dikenal sebagai pribadi yang cerdas dan berwawasan luas.

  Hukum Berpuasa untuk Ibu Menyusui dan Dampaknya bagi Kesehatan

Pada 27 Januari 661 Masehi, Ali diserang oleh seorang Khawaris bernama Abdurrahman bin Muljam. Dia terluka oleh pedang yang diracuni Abdurrahman bin Muljam saat sedang bersujud ketika Salat Subuh di Masjid Agung Kufah.

Ali meninggal dunia dua hari kemudian, tepatnya pada tanggal 29 Januari 661 Masehi atau 21 40 Hijriah.

Siti Aisyah

Ummul Mukminin, Sayyidah Aisyah adalah putri dari sahabat Nabi yang bernama Abu Bakar Siddiq. Nabi mempunyai panggilan khusus untuknya yaitu Humaira yang artinya kemerah-merahan. Konon Aisyah mempunyai pipi yang merah merona.

Aisyah dikenal sebagai pribadi yang cerdas. Karena kecerdasan dan ingatannya yang kuat, telah banyak juga hadits-hadits yang diriwayatkan Aisyah. Semasa hidupnya, Aisyah Radhiallahu’anha telah meriwayatkan 2.210 hadits. Aisyah Radhiallahu’anha dikenal sebagai satu-satunya sahabat perempuan yang paling banyak meriwayatkan hadis.

Beliau menduduki posisi keempat setelah sahabat Abu Hurairah, Ibnu Umar dan Anas bin Malik. Kepakarannya dalam bidang hadis tidak dapat diragukan lagi. Bahkan ia tidak segan-segan mengoreksi hadis yang diriwayatkan oleh sahabat lainnya.Banyak sekali riwayat dari Nabi yang berasal darinya. Ketika Sayyidah Aisyah sudah berusia 67 tahun. Ia jatuh sakit pada 17 Ramadhan 58 H usai melaksanakan shalat witir, bertepatan dengan Juni 678 M. Aisyah dikuburkan di pemakaman Baqi’.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here