ElangNews.com sudah dilarang oleh pemerintah karna namun kelihatannya larangan itu hanya angin lalu saja. Petugas pun dikerahkan untuk memutar balik para pemudik namun kelakuan masyarakat +62 memang seolah tak kehabisan akal.

Berbagai kreativitas diluncurkan seperti mudik di malam hari, sembunyi di bagasi bus hingga sembunyi dibawah kerupuk.

Seperti yang terjadi di Cilegon, Banten. Sebuah kendaraan pikap beromor polisi AE 9736 NF mencoba mengelabui petugas. Sejumlah penumpang di mobil itu sengaja ditumpuk-tumpuk kerupuk. Namun, akal-akalan itu akhirnya bisa dibongkar petugas.

Meski Dilarang Pemudik Nekat Sembunyi Di Bawah Kerupuk

Hal itu diketahui saat petugas melakukan check point di sekitar Gerem, Kecamatan Grogol, Rabu kemarin. Melihat peristiwa tersebut petugas langsung memeriksa kendaraan dan orang yang ada di dalamnya.

  Siti Fadilah dan Konspirasi Corona

Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Septirian Yusuf mengatakan petugas tidak menyangka bakal menemukan pick up yang membawa orang.

Satu mobil pikck up ini ketika diperiksa, petugas curiga kok tinggi sekali terpalnya, bawaannya apa? ketika diperiksa ternyata bawaannya orang, isinya memang kerupuk, tapi kalau kerupuk masa sih seberat itu, kan tidak mungkin, akhirnya timbul kecurigaan petugas. Namanya kerupuk satu ton juga tetap saja ringan. Akhirnya dibuka sama petugas, dibuka terpalnya, ternyata di bawahnya ada laki-laki dan perempuan,”

Menurut Kapolsek mobil tersebut berasal dari Semarang dan hendak menuju ke Bengkulu.

Kalau prediksi saya mungkin mereka dari Semarang gak tahu naik apa, tapi karena yang diperbolehkan kendaraan barang yang menyeberang, akhirnya nyelundup lah ke situ ke kendaraan pick up”

Kapolsek mengungkapkan selama operasi mudik tahun ini pihaknya baru menemukan peristiwa seperti itu.

  Menolak Berobat, Seorang Kakek Positif Corona Bikin Petugas Medis Kewalahan

Dengan adanya temuan ini mungkin nanti kita lebih atensi lagi, mungkin kalau kendaraan barang kita periksa lebih ketat karena khawatir di dalamnya beneran barang atau bukan,

Haduhhh, mudik memang merupakan sebuah tradisi namun di masa ini sebaiknya kita memikirkan keluarga yang akan kita datangi. Kalau sudah dilarang ya jangan ngeyel. Semoga tak ada lagi orang yang meniru aksi seperti ini. Ingat, rindu bisa ditahan namun bila nyawa sudah melayang itu tak lagi ada artinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here