nadiem
Menteri dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim. Sumber: TV Parlemen/DPR RI.

ELANGNEWS.COM, Jakarta – Di tengah polemik narasi agama yang hilang dari Peta Jalan Pendidikan Nasional (), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI di kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Pada kesempatan itu menyampaikan bahwa dirinya kaget mendengar polemik tersebut dan dia menegaskan mata pelajaran tidak akan dihapus dari roadmap pendidikan Indonesia.

10 Itu enggak pernah ada rencana itu dan tidak pernah akan kita menghilangkan pengajaran agama di dalam kita,” kata Nadiem, Rabu (10/3/2021).

Baca Juga:   Menteri Nadiem: Baru 15 Persen Sekolah Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Nadiem menilai, agama dan Pancasila tidak hanya penting, tetapi juga esensial bagi pendidikan bangsa Indonesia. Dengan demikian, dia menegaskan, pihaknya akan memasukkan kembali frasa agama dalam draf Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 yang sebelumnya sempat menjadi polemik di masyarakat.

“Kita masukkan lagi, jadi enggak ada masalah, case closed ya mengenai ini dan tidak akan ada penghilangan pembelajaran agama,” terang Nadiem di hadapan pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI.

Baca Juga:   Juli 2021, Menteri Nadiem Targetkan Semua Sekolah Sudah Dibuka

Dia juga menambahkan, “Mohon maaf ini hal-hal yang mungkin kelihatannya kecil tapi di masyarakat menjadi pembicaraan yang agak liar,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) beberapa waktu lalu menuai banyak kritik karena tidak memasukkan frasa agama di dalamnya. Frasa agama dirubah menjadi kata akhlak dan budaya.

Tak pelak, kritik datang bertubi-tubi dari sejumlah organisasi masyarakat , PP dan Majelis Ulama Indonesia (). (trd/red)